RSS

Arsip Tag: Jokowi

Jakarta, 4 November 2016…

Demo perihal penistaan agama pada tanggal 4 November 2016 di Jakarta menyisakan banyak cerita. Berikut sebagian cerita melalui foto yang di abadikan dari jalan Thamrin, Jakarta.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 November 2016 in Cerita Anak Manusia

 

Tag: , , , , , , ,

Pilkada Rasa Pilpres… 

Seru, ramai, menegangkan…

Begitulah kira-kira gambaran situasi menjelang pemilihan kepala daerah provinsi DKI Jakarta. Dari sekian kalinya pilkada di berbagai provinsi di Indonesia, baru kali ini rasanya, pilkada menarik untuk diikuti.

Tahun 2014 kemaren, kita baru saja disuguhi tontonan pemilihan presiden Indonesia antara jokowi dan prabowo. Yang perang urat syarafnya masih berlangsung sampai sekarang. Tahun 2017 nanti, kita kembali akan disuguhi tontonan pemilihan umum yang dikemas dalam bentuk pilkada DKI, yang sudah terasa getaran nya pada saat ini.

3 pasang calon gubernur dan wakilnya merupakan pasangan yang akan bertanding pada pilkada nanti.

Ahok –  Jarot,  merupakan pasangan petahana. Walaupun Ahok adalah pengganti dari Jokowi sebagai gubernur DKI, namun pasangan Ahok –  Jarot adalah juara bertahan pada pertandingan ini. Beliau diusung oleh parpol PDIP, Golkar, Hanura, dan Nasdem.

Anis – Uno, merupakan wakil dari Gerindra dan PKS. pasangan yang mengejutkan, karena sebelumnya Anis tidak masuk dalam daftar calon gubernur yang digosipkan sebelumnya. Anis – Uno merupakan calon yang diusung PKS dan Gerindra.

Agus –  Sylvi, merupakan pasangan debutan. Karena sama sekali dati dua orang tersebut yang punya pengalaman di sektor politik. Mereka diusung oleh partai Demokrat, PAN, PKB

Namun dibalik  3 calon pasangan tersebut, ada tokoh tokoh kawakan nasional dibelakangnya. Ada Megawati di belakang Ahok –  jarot. Prabowo dibelakang Anis – Uno, dan SBY di belakang Agus – Sylvi. 3 tokoh ini merupakan tokoh –  tokoh paling berpengaruh di Indonesia, selain Jokowi tentunya.

Selain itu, perang urat syaraf telah dimulai bahkan sebelum pengumuman pasangan calon gubernur dan wakilnya. Terlebih di media sosial, hujat menghujat, fitnah, caci maki antar pendukung, mewarnai pilkada kali ini. Kehidupan pribadi para calon mulai dikorek, kebiasaan – kebiasaan hidup mereka menjadi sorotan publik.

Sosial media menjadi akses paling mudah untuk mempromosikan atau menjatuhkan calon-calon tersebut. Dari media sosial lah masyarakat secara mudah dapat menilai calon unggulannya. Walaupun berita dari media sosial belum dapat dipertanggungjawabkan 100% kebenarannya, namun dari media sosial lah masyarakat banyak terpengaruh.

Sekali lagi, pilihan ditangan rakyat. Rakyat jakarta lah yang akan menentukan siapa gubernur mereka untuk 5 tahun ke depan. Pilihan bijak adalah pilihan yang berdasarkan dari hati nurani. Tanpa ada paksaan dari manapun. Tanpa ada iming iming hadiah apapun.

Sebagai seorang muslim tentulah wajib mencermati siapa yang akan menjadi gubernur Jakarta nantinya. Tentulah dalam memilih pemimpin, seorang muslim wajib berpedoman kepada Al Quran dan hadits, agar tidak salah pilih.

Berikut ini adalah dalil yang menguatkan hal tersebut.

Pertama;

لاَّ يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاء مِن دُوْنِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللّهِ فِي شَيْءٍ إِلاَّ أَن تَتَّقُواْ مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللّهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللّهِ الْمَصِيرُ

“Janganlah  orang-orang  mukmin  mengambil  orang-orang  kafir  menjadi  WALI (waly) pemimpin, teman setia, pelindung) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara  diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya, dan hanya kepada Allah kamu kembali.” (QS:  Ali Imron [3]: 28)

Kedua;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاء مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَتُرِيدُونَ أَن تَجْعَلُواْ لِلّهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَاناً مُّبِيناً

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (pemimpin) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah kami ingin mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?” (QS:  An Nisa’ [4]: 144)

Ketiga;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ الَّذِينَ اتَّخَذُواْ دِينَكُمْ هُزُواً وَلَعِباً مِّنَ الَّذِينَ أُوتُواْ الْكِتَابَ مِن قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

“Hai   orang-orang  yang  beriman,  janganlah  kamu  mengambil  orang-orang  yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik) sebagai WALI (pemimpinmu).  Dan  bertakwalah kepada Allah  jika  kamu betul-betul orang-orang yang beriman.” (QS:  Al-Ma’aidah [5]: 57)

Keempat;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ آبَاءكُمْ وَإِخْوَانَكُمْ أَوْلِيَاء إَنِ اسْتَحَبُّواْ الْكُفْرَ عَلَى الإِيمَانِ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara- saudaramu   menjadi   WALI   (pemimpin/pelindung)   jika   mereka   lebih   mengutamakan kekafiran atas keimanan, dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka WALI, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS: At-Taubah [9]: 23)

Lima;

لَا تَجِدُ قَوْماً يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءهُمْ أَوْ أَبْنَاءهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُوْلَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُم بِرُوحٍ مِّنْهُ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ أُوْلَئِكَ حِزْبُ اللَّهِ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan rasul-Nya, sekali pun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara atau pun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada- nya. dan dimasukan-nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun merasa  puas terhadap (limpahan rahmat)-nya. mereka itulah golongan allah. ketahuilah, bahwa  sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.” (QS:  Al Mujaadalah [58] : 22)

Enam;

بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَاباً أَلِيماً

الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاء مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِندَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ العِزَّةَ لِلّهِ جَمِيعاً

“Kabarkanlah kepada orang-orang MUNAFIQ bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih. (Yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (pemimpin/teman penolong) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu ? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.” (QS: An-Nisa’ [4]: 138-139)

Masih ada beberapa ayat dalam al-Quran yang menegaskan larangan memilih non Muslim (kafir) sebagai bagi kaum Muslimin yang juga menggunakan pilihan kata WALI sebagaimana ayat di atas. Di antara ayat-ayat tersebut adalah : QS. Al Maidah: 51, QS Al-Maidah: 80-81, QS Al-Mumtahanah: 1 dsb.

Karena itu cermatilah kita memilih pemimpin kita, jika kita ingin perubahan yang lebih baik. Jangan salah pilih. Dan jangan berjudi dengan pilihan kita.

Selamat memilih Jakarta…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 September 2016 in Renungan

 

Tag: , , , ,

Jokowi VS Prabowo…..

imagesTahun 2014 merupakan tahun yang penting bagi bangsa Indonesia. Dimana pada tahun ini negara Indonesia menyelenggarakan Pemilihan Umum yang ke 11 kalinya.

Setelah pemilu Legislatif pada bulan april lalu yang memunculkan PDI Perjuangan sebagai pemenang, kini masyarakat Indonesia menantikan pemilihan presiden yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 juli. Tidak seperti tahun-tahun yang lalu, pada pilpres tahun ini hanya ada 2 kandidat capres yaitu Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

Perang urat syaraf pada masa kampanye kali ini begitu ramai. Dimana-mana 2 kandidat presiden tersebut menjadi bahan obrolan dan diskusi yang menarik. Diberbagai media baik cetak maupun media elektronik berita mengenai 2 kandidat presiden tersebut menjadi headline harian. Di dunia maya, terlebih pada media sosial seperti facebook dan twitter, ramai orang saling serang dan saling mempengaruhi untuk memilih jagoannya.

Namun sangat disayangkan, perang urat saraf yang terjadi dunia maya sudah merupakan black campaign/kampanye hitam. Jarang ditemukan orang yang berkampanye melalui program/rencana dari dua kandidat presiden tersebut. Yang terjadi saat ini adalah tulisan-tulisan dari sisi negatif dua kandidat tersebut.

Prabowo beginilah, Prabowo begitulah

Jokowi beginilah, Jokowi begitulah

Masyarakat yang tidak mencerna sama sekali tulisan-tulisan di media sosial dari masing-masing kandidat tentu merasa bingung. Mereka menjadi ragu untuk memilih calonnya, karena ada berita-berita negatif dari calonnya tersebut. Masyarakat menjadi tidak tahu mana calon presiden yang baik, karena calon presiden yang ada berdasarkan sumber-sumber yang tidak jelas adalah orang yang zalim, korupsi, jahat, galak, tidak beragama, tidak mempunyai jiwa sosial, tidak beretika, pelanggar HAM, tidak jelas asal usulnya, tidak punya program, dll…..

Hal ini membuat kita menjadi resah, karena maraknya kampanye hitam dari masing-masing kubu membuat masyarakat semakin bingung. Tidak tahu lagi mau memilih calon yang mana. Dan efeknya adalah masyarakat yang tidak memilih (golput) menjadi semakin banyak.

Ayoooo…….

Kalian akan menjadi semakin bijak jika berkampanye positif.  Tidak menjelek/memojokkan salah satu kandidat presiden.

Jadilah bagian dari masa depan Indonesia yang lebih baik….

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Juni 2014 in Sepak Pojok

 

Tag: , , , , , ,