RSS

Arsip Kategori: Uncategorized

El Ge Be Te…

lgbtKisah perjalanan manusia memang beraneka ragam. Seiring dengan perkembangan jaman, dan modernisasi menjadi gaya hidup.

Namun dalam perjalanannya gaya hidup manusia menjadi nyeleneh. Seperti yang sedang marak akhir-akhir ini yaitu LBGT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Singkatan itu yang sangat populer pada saat ini.

Orang yang terinfeksi virus LGBT, mengklaim bahwa ini lah gaya hidup mereka. Sesuai dengan perubahan jaman. Dan harus bisa diterima masyarakat.

Penyimpangan seksual homoseks telah ada sejak jaman Nabi Luth. Kaum homoseks pada jaman Nabi Luth merupakan salah satu umat yang dilaknat dan tertimpa azab langsung dari Allah subhanahu wa ta’ala. Pelanggaran seksual berupa homoseks umat Nabi Luth bisa dilihat dalam Al-Quran:

  • Surat An-Naml ayat 54-55
  • Ash-Syu’araa’ ayat 165 – 166 dan
  • Huud ayat 77 dan seterusnya.
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ (54)

Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan hina itu dan kalian memamerkannya?”
[Surat An-Naml ayat 54]

أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ (55)

“Mengapa kamu mendatangi laki-laki dengan nafsu(mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kalian adalah kaum yang bodoh”.
[Surat An-Naml ayat 55]

أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ (165)

Mengapa kamu mendatangi (menyukai) jenis lelaki di antara manusia,
[Ash-Syu’araa’ ayat 165]

وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ (166)

dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas”.
[Ash-Syu’araa’ ayat 166]

Surat Huud ayat 77 – 82

وَلَمَّا جَاءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِيءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالَ هَذَا يَوْمٌ عَصِيبٌ (77)

Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka (kaum), dan dia berkata: “Ini adalah hari yang amat sulit”.

وَجَاءَهُ قَوْمُهُ يُهْرَعُونَ إِلَيْهِ وَمِنْ قَبْلُ كَانُوا يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ قَالَ يَا قَوْمِ هَؤُلَاءِ بَنَاتِي هُنَّ أَطْهَرُ لَكُمْ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ فِي ضَيْفِي أَلَيْسَ مِنْكُمْ رَجُلٌ رَشِيدٌ (78)

Dan datanglah kepadanya (Nabi Luth) kaumnya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji. Luth berkata: “Hai kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal?”

قَالُوا لَقَدْ عَلِمْتَ مَا لَنَا فِي بَنَاتِكَ مِنْ حَقٍّ وَإِنَّكَ لَتَعْلَمُ مَا نُرِيدُ (79)

Mereka menjawab: “Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki”.

قَالَ لَوْ أَنَّ لِي بِكُمْ قُوَّةً أَوْ آوِي إِلَى رُكْنٍ شَدِيدٍ (80)

Luth berkata: “Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan)”.

قَالُوا يَا لُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا امْرَأَتَكَ إِنَّهُ مُصِيبُهَا مَا أَصَابَهُمْ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ أَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيبٍ (81)

Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?”.

فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ (82)

Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,

Dari dalil diatas sudah jelas bahwa segala bentuk penyimpangan seksual, termasuk El Ge Be Te di larang oleh agama. Saya rasa semua agama, apalagi Islam, melarang segala bentuk penyimpangan seksual. Manusia diciptakan untuk hidup saling berpasang-pasangan. Laki-laki dan perempuan. Bahkan Islam menyarankan manusia untuk mempunyai anak yang banyak, agar umat manusia tidak punah.

Sangat mengkhawatirkan melihat cerita mengenai LGBT ini. Dan yang lebih parah lagi, banyak kasus2 LGBT terjadi. Apalagi di dunia selebritis….sebut saja SJ dan IB. Bahkan ada seorang ustad yang terang-terangan mendukung LGBT, mau jadi apa negara ini.

Kita tidak dapat membayangkan bencana apa yang akan terjadi jika perilaku LGBT makin marak. Ditambah lagi dengan komunitas LGBT yang meminta kepada permerintah untuk melegalkan hubungan sesama jenis. Seperti yang sudah terjadi di beberapa negara di dunia ini. Mereka berdalih HAM.

HAM seperti apa ???

HAM yang akan membuat anak cucu kita bebas berhubungan seksual !!!

HAM yang akan membuat kita di laknat Allah SWT !!!

HAM yang akan menggiring kita masuk ke pintu neraka !!!

Akankah seorang ayah sebagai pelaku LGBT, akan senang melihat anak laki-lakinya berhubungan seksual dengan laki-laki juga. dan apakah seorang ibu yang lesbian akan senang dan menyarankan anaknya untuk menjadi lesbian juga. Seorang manusia normal tentu tidak akan senang/setuju apabila melihat anaknya terjangkit virus LGBT.

Sekali lagi, hubungan seksual yang diperbolehkan adalah hubungan antara lelaki dan perempuan. Dan syarat utamanya adalah MENIKAH.

Tolak LGBT…..dan cegah, jangan sampai kita tertular virusnya. Karena Neraka sangat luas. Akan mampu menampung berapapun pelaku LGBT yang jumlahnya sangat banyak.

 

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22 Februari 2016 in Cerita Anak Manusia, Uncategorized

 

Tag: , , , , ,

Eloknya Lembah Harau…

Hari sudah gelap ketika kami mendarat di bandara minangkabau. Letih dan kantuk yang kami rasakan hanya dapat di sembuhkan dengan tidur yang banyak.
Pagi itu cuaca bersinar cerah. Perut yang lapar menggiring kami untuk segera sarapan pagi.
Setelah menyantap sarapan pagi, kami pun memulai perjalanan pagi itu. Rute kami diawali ke universitas andalas. Dari luar, tampak suatu komplek bangunan yang indah. Namun ketika kami masuk ke dalam lembaga penelitiannya, sungguh suatu pemandangan yang kontras bila dibandingkan dengan pemandangan di luar gedung. Kondisi di dalam gedung begitu berantakan, mungkin karena proses pemindahan ruang yang belum selesai, pikir saya.
Selesai urusan dengan universitas andalas, kami melanjutkan perjalanan kami. Tujuan kami selanjutnya adalah lembah harau. Suatu wilayah yang terletak di kabupaten lima puluh kuto. Perjalanan menuju ke sangat sangatlah mengasyikan. Di kanan dan kiri jalan, kami di suguhi lukisan alam yang mempesona. Sawah yang hijau, bukit dan gunung yang menjulang, dan air terjun lembah anai. 3 jam perjalanan kami sungguh tak terasa lelah.
Tiba di lembah harau, sekali lagi kami disuguhi lukisan alam yang tak ada duanya. Tebing-tebing batu di kiri kanan jalan, membuat daerah ini dijuluki Grand Canyon nya Sumatera Barat. Batu-batu cadas yang hijau karena ditumbuhi oleh pepohonan membuat mata ini seakan enggan terpejam walau sejenak. Subhanallah, cantik sekali tempat ini.
Saya mencoba untuk mendaki trek yang sudah ada disana. Lumayan tinggi, mungkin sekitar 100 meter jaraknya. Sampai dipuncak, sekali lagi saya mengagumi kecantikan lembah ini. Sambil mengunyah potongan-potongan tebu yang kami beli dari seorang anak kecil, kamipun sibuk berfoto ria.
Puas menikmati pemandangan di lembah harau kami pun kembali ke kota padang. Tak lupa kami menyempatkan diri singgah di jam gadang, dan menikmati gurihnya sate padang Mak Sukur.
Sukur saya sudah pernah ke Padang.

P1010898P1010900P1010902

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 4 Oktober 2012 in Catatan Perjalanan, Uncategorized

 

Tag: , , ,