RSS

Dilan 1990….sebuah romantisme banci

05 Feb

Milea (Vanesha Prescilla) bertemu dengan Dilan (Iqbaal Ramadhan) di sebuah SMA di Bandung. Itu adalah tahun 1990, saat Milea pindah dari Jakarta ke Bandung. Perkenalan yang tidak biasa kemudian membawa Milea mulai mengenal keunikan Dilan lebih jauh. Dilan yang pintar, baik hati dan romantis… semua dengan caranya sendiri. Cara Dilan mendekati Milea tidak sama dengan teman-teman lelakinya yang lain, bahkan Beni, pacar Milea di Jakarta. Bahkan cara berbicara Dilan yang terdengar kaku, lambat laun justru membuat Milea kerap merindukannya jika sehari saja ia tak mendengar suara itu. Perjalanan hubungan mereka tak selalu mulus. Beni, gank motor, tawuran, Anhar, Kang Adi, semua mewarnai perjalanan itu. Dan Dilan… dengan caranya sendiri…selalu bisa membuat Milea percaya ia bisa tiba di tujuan dengan selamat. Tujuan dari perjalanan ini. Perjalanan mereka berdua. Katanya, dunia SMA adalah dunia paling indah. Dunia Milea dan Dilan satu tingkat lebih indah daripada itu.

Itu lah ringkasan cerita dari salah satu film paling tenar di indonesia pada awal tahun 2018. Film yang mempertontonkan adegan romantis sepasang anak muda, yang masih bersekolah di SMA. Film ini merupakan film yang diangkat dari sebuah novel.

Mirip-mirip dengan film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) pada awal satu dekade lalu yang boming dengan bumbu asmara anak SMA. Kisah cinta yang seharusnya terlarang bagi pasangan yang belum menikah justru memberi inspirasi bagi anak anak muda di Indonesia.

Tanpa ada rasa malu, dan rasa bersalah, Mereka mempertontonkan addegan percintaan terlarang. Yang lebih menyakitkan lagi, film ini menjadi film yang banyak disukai. Bukan hanya oleh orang tua, namun remaja.

Sangat menyakitkan memang, film yang justru tidak sesuai dengan norma ajaran islam, malah menjadi film laris di negara yang masyarakat nya beragama muslim. Film ini mempertontonkan adegan bermesraan anak sekolah. Anak anak yang seharusnya kita lindungi dari perbuatan zina, bukan malah mencontoh film yang banyak adegan zina nya.

Dilan merupakan pemuda tampan yang jatuh cinta kepada Milea. Dengan rayuan gombal nya, membuat Milea akhirnya berpacaran dengan Dilan. Mereka saling mengumbar biarlah,dengan adegan berpelukan dan ciuman. Inilah akhlak muslim dan muslimah kita?

Seorang muslim diharamkan untuk bersentuhan dengan lawan jenis nya sebelum resmi menikah. Dan tidak ada istilah pacaran bagi muslim. Yang ada hanya saling berkenalan (taaruf) dan menikah. Itulah yang diajarkan oleh nabi Muhammad.

Lindungilah anak anak kita dari zina seperti ini. Zina yang juga akan menyeret orang tua nya ke api neraka. Batasnya pergaulan anak anak remaja kita. Jika memang mereka sudah cukup umur, segeralah nikahkan dengan lawan jenis nya.

Andaikan Dilan seorang yang jantan, bukan banci, pastilah dia akan berkata seperti ini kepada Milea :

” Jangan pernah menolak menikah Milea, aku tidak akan pernah memacari kamu, zina itu sangat pedih azab nya. Itu berat. Kau tidak akan sanggup menanggungnya, akupun juga”

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Februari 2018 in Renungan

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: