RSS

Semalam di malaysia

02 Des

IMG_20121227_092444Hari sudah lewat siang ketika saya turun dari kapal fery yang mengangkut kami ke Singapura. Perjalanan dari Batam ke Singapura kali ini, kurang saya perhatikan. Karena ketika saya sudah masuk ke dalam fery yang ber AC, hawa kantuk sudah menyerang saya. Dan saya pun tertidur pulas di tengah ayunan riak ombak yang kecil, dan buaian hawa AC kapal fery yang berhembus sejuk.

Sambil memperhatikan pemandangan di singapura yang tertata apik, saya membandingkan keadaan sebaliknya di kota jakarta yang semrawut. Tidak ada rumah-rumah di pinggir jalan yang semrawut. Rumah susun dan apartemen yang tertata apik, dan enak dipandang mata. Jalan-jalan yang bersih, tidak saya lihat sampah berserakan di jalan. Udara yang bersih dari polusi asap kendaraan dan asap rokok, membuat paru-paru dan jantung saya dapat bekerja dengan maksimal.
Tiba di Malaysia, waktu sudah jam 12 malam. Kamipun bergegas untuk beristirahat di kamar hotel. Pagi harinya, walaupun mata kami masih belum dapat melihat dengan sempurna karena baru tidur 2 jam, kami pun melanjutkan wisata kami.

Perjalanan kami pagi itu menuju genting highland. Sebuah kawasan judi terbesar di Asia Tenggara. Namun sebelum menuju ke sana kami singgah di kuil yang terdapat patung budha raksasa terbuat dari tembaga. Berfoto-foto ria sejenak, sambil memperhatikan ratusan burung merpati yang bebas lepas. Mungkin kalo merpati tersebut ada di Indonesia, sudah menjadi merpati goreng yang gurih. Atau ditangkap kemudian di perjualbelikan.

Tak lama kami di kuil tersebut, kami langsung menuju kawasan Genting. Sangat mengasyikan perjalanan kesana, di kanan kiri jalan masih berbentuk hutan yang lebat namun tertata rapi. Tak ada rumah penduduk di sepanjang jalan tersebut. Saya juga tidak mengerti, kenapa di malaysia yang mayoritas muslim ada tempat judi yang legal seperti ini. Apakah karena pemilik kawasan Genting ini membayar mahal kepada pemerintah Malaysia ?

Kereta Gantung GentingKamipun menaiki kereta gantung yang terdapat disana. Jalur kereta ini merupakan yang terpanjang di Asia Tenggara. Dengan melintasi hutan belantara, gunung, dan sesekali terlihat binatang liar didalam hutan membuat perjalanan didalam kereta gantung ini sangat mengasyikan. Kadang kala jantung kami berdegup kencang, jika kereta ini sedang menaiki gunung. Kira-kira waktu yang ditempuh kereta gantung ini selama setengah jam perjalanan. Woooww…

Selain tempat perjudian, kawasan tersebut juga di lengkapi dengan infrastruktur yang lengkap. Seperti hotel berbintang, Pusat perbelanjaan, tempat permainan (jika di Indonesia seperti Dufan). Lengkap sekali infrastruktur kawasan ini. Pantas saja jika kawasan ini selalu ramai dikunjungi ribuan wisatawan setiap harinya.

Menara PetronasLepas dari kawasan Genting, kamipun melanjutkan perjalanan kami ke Twin Tower. Sebuah menara kembar yang dibangun oleh perusahaan minyak di Malaysia yaitu Petronas. Saya kembali kagum dengan Malaysia yang sudah dengan berani sekali membangun menara kembar tertinggi di dunia. Entah berapa dana yang dibutuhkan untuk membangun menara tersebut. Tak lupa kamipun sibuk berfoto ria disini.

Lepas dari menara kembar, kami bergegas menuju bandara agar tidak ketinggalan pesawat. Repot kalo harus ketinggalan pesawat di negeri orang, Ohh Malaysia…

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 Desember 2012 in Catatan Perjalanan

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: