RSS

Tukang Ojek dan Calo Tanah…

18 Mei

Seorang pengusaha dari korea pernah mengatakan bahwa dia tidak mempekerjakan kaum lelaki Indonesia, karena kaum lelaki Indonesia yang berpendidikan rendah cenderung pemalas dibandingkan dengan para wanitanya. Kaum laki-laki di Indonesia lebih senang menjadi tukang ojek dan calo tanah daripada bekerja. Dan kaum lelaki Indonesia cenderung menuntut hal yang berlebihan terhadap para pengusaha.

Jika kita perhatikan secara seksama memang hampir di setiap pertigaan jalan dan di depan gang kecil, sering terlihat para pengendara motor yang mencoba mangadu nasib dengan mengojek. Sebuah pekerjaan yang ringan, santai dan tidak terlalu menyita waktu. Dengan bermodal motor (kredit), semakin lama jumlah tukang ojek di Indonesia semakin bertambah banyak. Dengan latar belakang keluarga dan pendidikan yang beragam, para tukang ojek tersebut mencoba mengais rejeki dan bersaing dengan tukang ojek lain. Jika tidak mendapatkan pelanggan, para tukang ojek tersebut meluangkan waktu dengan mengobrol, main kartu, catur dan kegiatan lain yang tidak membuat jenuh.

Lain lagi dengan calo tanah. Di daerah jakarta ini masih banyak berkeliaran para calo tanah yang rata-rata adalah penduduk asli betawi (jakarta). Pendapatan yang tidak menentu (karena tidak setiap hari orang membeli tanah) membuat waktu mereka banyak terbuang percuma.

Banyak waktu yang terbuang percuma oleh para tukang ojek dan calo tanah  ini. Andaikan waktu yang kosong tersebut dimanfaatkan untuk berwirausaha, tentunya akan ada penghasilan tambahan selain mengojek motor dan calo tanah.

Mentalitas tukang ojek dan calo tanah tersebut merupakan perilaku bawaan dari muda. Andaikan dahulu mereka dibina untuk berwirausaha, mungkin kita tidak lagi melihat banyak tukang ojek dan calo tanah bersitegang berebut nafkah.

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Mei 2012 in Sepak Pojok

 

One response to “Tukang Ojek dan Calo Tanah…

  1. razanku

    3 Juli 2012 at 7:31 pm

    Tambah satu lagi mas, Yaitu joki three in one.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: